Kamis, 03 Januari 2019



Hasil Observasi Tentang Keberadaan Desa Bandungharjo
Kec. Donorojo Kab. Jepara

Dibuat untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah  Kewarganegaraan
Dosen Pengampu: Wahidullah, S.H.I., M.H
Disusun oleh,
Nama   : Risna Julia Mafrikha
NIM    : 181310003982
Mahasiswi Pendidikan Agama Islam Semester 1 di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Nahdlatul Ulama’ Jepara, Jawa Tengah Tahun 2018

Bandungharjo
59454
Luas
1.049 ha
Jumlah penduduk
7.462 jiwa
Kepadatan
500/km-


  •       Sejarah

Sejarah singkat tentang Desa Bandungharjo mempunyai makna dari dua kata yaitu Bandung dan Harjo. Bandung artinya Bersama-sama dan Harjo artinya Sejahtera asal mula adanya desa Bandungaharjo yaitu pada zaman dahulu ada 3 pendekar dari lereng gunung muria yang disebut pendekar candi angin disana ada sebuah padepokan milik seorang pertapa yang bernama Eyang Wigu Jati dan memunyai 3 murid yang bernama Bagus Padang, Maya pati dan wangsa guna. Tidak lama kemudian mereka telah berhasil menimba ilmu dari Eyang Wigu Jati. Kemudian eyang  wigu jati mengutus mereka untuk mengembara kesebuah hutan untuk dijadikan sebuah pemukiman yang hutan tersebut dikelilingi oleh sungai yang bernama Sungai Gelis.
Mereka telah berhasil menjadikan sebuah hutan menjadi sebuah pemukiman yang pada saat itu disebut Bandung Padang. Kepala desa saat itu adalah bekel Trunojoyowonso bekel adalah nama kepala desa pada saat itu. Kemudian, Mbah KH. Abdulloh Mathori yaitu salah satu kholifah mengganti nama Bandung Padang menjadi Bandung Mrican karena disana banyak ditanami tumbuhan merica. Generasi ke generasi Bandung Mrican mempunyai banyak dukuh atau dusun dan nama Bandung Mrican berubah menjadi Bandungharjo sampai sekarang dukuh-dukuh tersebut masih banyak diantaranya: tengger, nglembah, nganjun, jatitumpang, ngembes, mrican, kedowo, moyo,  bakalan, ngrowo, bengkok, ngrandon, bantunan, grenjengan, barus rejo, dan dukuh dipesisir pantai yaitu kisek.

  •    Geografis


a.      Letak wilayah
Berdasarkan peta, Desa Bandungharjo berbatasan dengan beberapa desa yaitu:
·         di sebelah barat, Desa BUMIHARJO
·         di sebelah timur, Desa BANYUMANIS
·         di sebelah selatan, Desa TULAKAN
      ·         di sebelah utara, LAUT JAWA

             b. Kekayaan dari aspek Geografi
          Desa Bandungharjo mempunyai kekayaan alam yaitu dari sektor pertanian dan sektor kelautan.

  •     DEMOGRAFIS
Penduduk didesa Bandungharjo seluruhnya berjumlah 7.462 jiwa
  • Berdasarkan Gender

Laki-laki 49%
 ➤Perempuan 51%
  • Berdasarkan Usia

37%
Berusia di bawah
15 tahun
61%

Berusia antara
15-65 tahun
3%

Berusia di atas
65 tahun







  • Berdasarkan pekerjaan


30% mayoritas perempuan
PELAJAR/MAHASISWA

30% mayoritas laki-laki
WIRASWASTA

29% di antaranya
PELAJAR/MAHASISWA


Berdasarkan status
49% sudah menikah

42% belum menikah

8% janda/duda


Riwayat pemerintahan

NO
NAMA
JABATAN
MASA
1
Trunojoyowongso
Bekel
Tidak diketahui
2
Buyut Belang
Bekel
Tidak diketahui
3
Kromo Kawuk
Bekel
Tidak diketahui
4
Gejot
Bekel
Tidak diketahui
5
Samsi
Petinggi
1883-1912
6
Marto Salem
Petinggi
1913-1914
7
Morojoyo
Petinggi
1915-1916
8
Mo Paiman
Petinggi
 1917-1930
9
H. Abdul Hirkam
Petinggi
1931-1945
10
Sutikno
Petinggi
1946-1960
11
Kanapi (Abdul Jamal)
Petinggi
1961-1962
12
Sutiyono
Petinggi
1963-1988
13
Soebekti
Pjs. Kepala Desa
1989
14
Ahmad Khanib
Kepala Desa
1990-1991
15
Bambang Susilo
Pjs. Kepala Desa
1992-1993
16
Sukarman
Kepala Desa
1994-1997
17
Bambang Susilo
Pjs. Kepala Desa
1998
18
Suyuthi
Kepala Desa
1999-2007
19
H. Muh Sulhan
Pjs. Kepala Desa
Okt-Nov 2007
20
Suyuthi
Petinggi
Des 2007-2013
21
Siswanto
Petinggi
   2013-Sekarang

  •    APBDes 2018
       PEMDES BANDUNGHARJO
         Sebagai salah satu bentuk transparasi publik sesuai dengan Perdes No. 03 Tahun 2018.
         Pendapatan Desa: Rp. 2.691.113.000,.-
          Meliputi:
➪  Pendapatan Asli Desa (PAD)             15%
➪  Dana Desa (DD)                                44%
Alokasi Dana Desa (ADD)                 22%
➪  Hasil Pajak dan Retribusi(BHP)          2%
Bantuan Khusus Provinsi(BKP)           2%
Bantuan Khusus Kabupaten(BKK)     15%
Di gunakan untuk belanja: Rp. 2.691.113.000,.-
Defisit/Surplus : Rp. 5.500.000,.
1.      Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa: Rp. 973.003.000,-
2.      Bidang Pelaksanaan Pembangunann Desa     : Rp. 1.203.539.500,-
3.      Bidang Pembinaan Kemasyarakatan              : Rp. 56.860.000,-
4.      Bidang Pemberdayaan Masyarakat                : Rp. 442.710.500,-
5.      Bidang Tak Terduga                                       : Rp 15.000.000,-

Pembiayaan
             Penerimaaan pembiayaan SILPA tahun 2017 : Rp. 5.500.000,-
  •     Petilasan
Pada saat itu, bakalan adalah sebuah pemukiman yang dibuka oleh Mayapati, dan penghuninya pun  sudah banyak. Maka, bakalan menjadi sebuah dukuh, yang bernama Dukuh bakalan. Kepala dukuhnya yaitu Ki Bekel Mayapati yang kemudian dikenal dengan Ki Bekel MOYO. Dahulu mbah Moyo mengembala kerbau namun, tiba-tiba menghilang dengan kerbaunya. Dan disanalah tempat beliau menghilang. Dan sekarang dijadikan sebagai petilasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hasil Observasi Tentang Keberadaan Desa Bandungharjo Kec. Donorojo Kab. Jepara Dibuat untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah   Kewargan...